Senin, 04 Juni 2012

Aktivitas Belajar




Dalam proses pembelajaran tentu diperlukan adanya aktivitas belajar. Aktivitas belajar dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan bertujuan untuk mencapai prestasi belajar yang semaksimal mungkin.
Hamalik (1995:31) berhasil atau tidaknya saudara belajar sangat tergantung pada aktivitas dan ketekunan anda sendiri. Jadi dengan demikian dapat dikatakan bahwa aktivitas tersebut sangat berpengaruh dalam mencapai tujuan belajar atau hasil prestasi belajar seseorang.

Dari pendapat mengenai aktivitas belajar di atas dapat diketahui bahwa aktivitas belajar merupakan sesuatu kegiatan atau perbuatan yang meliputi aktivitas fisik maupun psikis dari siswa. Aktivitas dan potensi belajar setiap siswa berbeda satu dengan lainnya. Sesuai dengan pendapat Hamalik berikut :
Hamalik (2001: 170-171) menyatakan siswa adalah organisme yang hidup, di dalam dirinya beranekaragam dan potensi yang hidup yang sedang berkembang. Di dalam dirinya terdapat prinsip aktif, keinginan untuk berbuat dan bekerja sendiri. Prinsip aktif inilah yang mengendalikan tingkah laku siswa.

Dari pendapat Hamalik di atas dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa sudah ada dalam setiap individu peserta didik, dan aktivitas ini merupakan kodrat yang dimiliki oleh setiap peserta didik, oleh karena itu aktivitas harus ada dalam suatu proses pembelajaran untuk mengembangkan potensi-potensi yang dimilki oleh setiap peserta didik. Potensi tersebut meliputi tiga aspek, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Menurut Paul B. Diedrich (dalam Sardiman 2007:101) ada beberapa jenis aktivitas siswa yang meliputi:
a. Visual activities seperti: membaca, melihat gambar, mengamati eksperimen, demonstrasi, dan mengamati orang lain bekerja atau bermain.
b. Oral activities seperti: menyatakan, merumuskan, bertanya, memberi saran, mengeluarkan pendapat.
c. Listening activities seperti: mendengarkan usulan, percakapan, diskusi, musik, pidato.
d. Writing activities seperti: menulis cerita, karangan, laporan, test angket, menyalin.
e. Drawing activities seperti: mengagambar, membuat grafik, diagaram, peta, pola.
f. Motor activities seperti: melakukan percobaan, membuat kontruksi, model, me-reparasi, bermain, berkebun, memelihara binatang.
g. Mental activities seperti: menganggap, mengigat, memecahkan soal, menganalisis, melihat hubungan, mengambil keputusan.
h. Emotional activities seperti: menaruh minat, merasa bosan, gembira berani, tenang, gugup.

Berdasarkan uraian pendapat di atas bahwa aktivitas belajar siswa merupakan kegiatan yang dilakukan oleh siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Aktivitas siswa dapat diamati dari beberapa indikator pengamatan yang terdiri dari memperhatikan, bertanya, membaca, mengeluarkan pendapat, menyelesaikan masalah/tugas, mencatat, serta merangkum konsep yang semuanya itu bertujuan untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Namun demikian teryata tidak semua aktivitas itu selalu dilakukan oleh siswa dalam kegiatan belajar mengajar, untuk itu guru harus mengoptimalkan siswa untuk ikut serta terlibat dalam proses pembelajaran. Terlibat bukan dalam arti siswa datang dan mengikuti pembelajaran tetapi juga aktif dalam proses pembelajaran.